Lanjut ke konten

PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN

April 3, 2013

BAB I

PENGANTAR PENDIDIKAN

KEWARGANEGARAAN

 

  1. A.      Latar Belakang Pendidikan Kewarganegaraan dan Kompetensi yang Diharapkan

 

  1. 1.      Latar Belakang Pendidikan Kewarganegaraan

 

Perjalanan panjang sejarah bangsa indonesia dimulai sejak era sebelum dan selama penjajahan, dilanjutkan dengan era perebutan dan mempertahankan kemerdekaan hingga era pengisian kemerdekaan yang menimbulkan kondisi dan tuntutan yang beda sesuai dengan zaman. Nilai-nilai perjuangan bangsa Indonesia dalam Perjuangan Fisik merebut, mempertahankan dan mengisi kemerdekaan telah mengalami pasang surut sesuai dengan dinamika kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Perjuangan Non Fisik sesuai bidang profesi masing-masing tersebut memerlukan sarana kegiatan pendidikan bagi setiap warga negara Indonesia pada umumnya dan mahasiswa sebagai calon cendikiawan pada khususnya, yaitu melalui Pendidikan Kewarganegaraan.

 

  1. 2.      Kompetensi yang Diharapkan dari Pendidikan Kewarganegaraan

 

  1. a.      Hakikat Pendidikan

 

Pemerintah yangmenjamin kelansungan hidup serta kehidupan generasi penerusnya berkaitan dengan kemampuan spiritual dan bermakna berkaitan dengan kemampuan kognitif dan psikomotorik.

 

  1. b.      Kemampuan Warga Negara

 

Untuk hidup berguna dan mampu mengantisipasi perkembangan, perubahan dan masa depannya, negara sangat membutuhkan pembekalan ilmu pengetahuan : teknologi, dan seni (ipteks) yang berlandasan dengan nilai Pancasila, nilai keagamaan, dan nilai perjuangan bangsa.

 

  1. c.       Menumbuhkan Wawasan Warga Negara

 

Kualitas warga negara bergantung keyakinan dan pegangan hidup dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara sebagai tingkat mutu penguasaannya atas ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni.

 

  1. d.      Dasar Pemikiran Pendidikan Kewarganegaraan

 

Rakyat Indonesia jiwa patriotik, rasa cinta tanah air, semangat kebangaan, kesetiakawanan sosial, kesadaran pada sejarah bangsa, dan sikap menghargai jawa para pahlawan dikalangan mahasiswa hendak dipupuk melalu Pendidikan Kewarganegaraan.

 

 

 

 

  1. e.       Kompetensi yang Diharapkan

 

Pendidikan Kewarganegaraan membuahkan sikap mental yang cerdas, penuh rasa tanggung jawab dari peserta didik. Sikap ini disertai dengan perilaku yang :

1)      Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan menghayati nilai falsafah bangsa.

2)      Berbudi pekerti luhur, berdisiplin dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

3)      Rasional, dinamis, dan sadar akan hak dan kewajiban sebagai warga negara

4)      Bersikap profesional, yang dijiwai oleh kesadaran Bela Negara

5)      Aktif memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi serta seni untuk kepentingan kemanusiaan, bangsa dan negara.

 

 

  1. B.       Pemahaman tentang Bangsa, Negara, Hak dan Kewajiban Warga Negara, Hubungan Warga Negara dengan Negara atas dasar Demokrasi, Hak Asasi Manusia (HAM), dan Bela Negara

 

  1. 1.      Pengertian dan Pemahaman tentang Bangsa dan Negara

 

  1. a.      Pengertian bangsa

 

Orang yang memiliki kesamaan asal keturunan, adat, bahasa dan sejarah serta berpemerintahan sendiri.

 

  1. b.      Pengertian dan Pemahaman Negara

 

1)      Pengertian Negara

 

a)      Negara yaitu suatu organisasi suatu kelompok dan beberapa kelompok manusia bersama-sama mendiami satu wilayah tertentu dan mengakui adanya satu pemerintahan.

b)      Negara yaitu satu perserikatan yang melaksanakan satu pemerintah melalui hukum yang terikat dengan kekuasaan untuk ketertiban sosial.

 

2)      Teori Terbentuknya Negara

a)      Teori Hukum Alam

b)      Teori Ketuhanan

c)      Teori Perjanjian

 

3)      Proses terbentuknya Negara di Zaman Modern

 

Proses berupa penaklukan, peleburan (fusi), pemisahan diri, dan pendudukan.

 

4)      Unsur Negara

a)      Bersifat Konsitutif

b)      Bersifa Deklaratif

 

5)      Bentuk Negara

 

Negara kesatuan (unitary state) dan negara serikat (federation).

 

  1. 2.      Negara dan Warga Negara dalam Sistem Kenegaraan di Indonesia

 

Negara yang pada dasarnya mensyaratkan adanya wilayah, pemerintah, penduduk sebagai warga negara, dan pengakuan dari negara-negara lain sudah dipenuhi oleh Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

 

  1. 3.      Proses Bangsa yang Menegara

 

Secara ringkas, proses tersebut adalah sebagai berikut :

  1. Perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia
  2. Proklamasi atau pintu gerbang kemerdekaan
  3. Keadaan bernegara yang nilai-nilai dasar ialah merdeka, bersatu, berdault, adil dan makmur.

 

  1. 4.      Pemahaman Hak dan Kewajiban Warga Negara

 

UUD 1945 Bab X, tentang Warga negara diamanatkan pada Pasal 26, 27, 28, dan 30 sebagai berikut :

  1. Pasal 26 ayat (1) menjadi warga negara Indonesia (2) mengenai kewarganegaraan ditetapkan dengan undang-undang.
  2. Pasal 27 ayat (1) Warga negara bersamaan kedudukannya dalam hukum dan pemerintah wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu kecuali pada ayat (2) Tiap-tiap warga negara berhak atas pekerjaan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan
  3. Pasal 28, Kemerdekaan berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pikiran dengan lisan yang ditetapkan dengan undang-undang.
  4. Pasal 30 ayat (1) Hak dan Kewajiban Warga Negara ikut serta dalam pembelaan negara dan ayat (2) menyatakan pengaturan yang diatur dengan undang-undang.

 

  1. 5.      Hubungan Warga Negara ?

 

  1. a.      Siapa Warga Negara?
  2. b.      Kesamaan Kedudukan dalam Hukum dan Pemerintah
  3. c.       Hak Atas Pekerjaan dan Penghidupan yang Layak Bagi Kemanusiaan
  4. d.      Kemerdekaan Berserikat dan Berkumpul
  5. e.       Kemerdekaan Memeluk Agama
  6. f.       Hak dan Kewajiban Pembelaan Negara
  7. g.      Hak Mendapat Pengajaran
  8. h.      Kebudayaan Nasional Indonesia
  9. i.        Kesejahteraan Sosial

 

  1. 6.      Pemahaman tentang Demokrasi

 

  1. a.      Konsep Demokrasi

 

Definisi demokrasi adalah sebuah bentuk kekuasaan (kratein) dari/oleh/untuk rakyat (demos).

 

  1. b.      Bentuk Demokrasi dalam Pengertian Sistem Pemerintah Negara

 

  1. 1.      Bentuk Demokrasi

 

Ada berbagai bentuk demokrasi dalam sistem pemerintahan negara, antara lain :

a)      Pemerintah Monarki

b)      Pemerintah Republik

 

  1. 2.      Kekuasaan dalam Pemerintahan

-          Kekuasaan Legislatif

-          Kekuasaan Eksekutif

-          Kekuasaan Federatif

 

  1. 3.      Pemahaman Demokrasi di Indonesia

1)      Dalam Sistem Kepartaian

2)      Sistem pengisian jabatan pemegang kekuasaan

3)      Hubungan antara pemegang kekuasan negara terutama eksekutif dan legislatif.

 

  1. 4.      Prinsip Dasar Pemerintahan Republik Indonesia

 

Pancasila merupakan pandangan hidup dan jiwa bangsa; keperipadian bangsa dan cita-cita.

 

  1. 5.      Beberapa Rumusan Pancasila

 

Pada akhirnya tersusunlah rumusan Pancasila seperti yang didapat di dalam Pembukaan UUD 1945 yaitu :

1)      Ketuhanan Yang Maha Esa

2)      Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab

3)      Persatuan Indonesia

4)      Kerakyatan Yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan Perwakilan

5)      Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

 

  1. 6.      Struktur Pemerintahan Republik Indonesia

 

a)      Badan Pelaksana Pemerintahan (Eksekutif)

b)      Hal Pemerintahan Pusat

 

  1. c.       Pemahaman tentang Demokrasi Indonesia

 

Demokrasi Indonesia adalah pemerintahan rakyat yang berdasarkan nilai-nilai falsafah Pancasila atau pemerintahan dari, oleh, dan untuk rakyat berdasarkan sila-sila Pancasila. Ini berarti bahwa :

  1. Pemerintah Indonesia adalah sistem pemerintahan rakyat yang dijiwai dan dituntut oleh nilai-nilai pandangan hidup bangsa Indonesia (Pancasila).
  2. Demokrasi Indonesia pada dasarnya adalah transformasi nilai-nilai falsafah Pancasila menjadi suatu bentuk dan sistem pemerintahan khas Pancasila
  3. Demokrasi Indonesia yang dituntun nilai-nilai Pancasila adalah konsekuensi dari komitmen pelaksanaan Pancasila dan UUD 1945 secara murni dan konsekuen di bidang pemerintahan atau politik.
  4. Pelaksanaan Demokrasi Indonesia dengan baik mensyaratkan
  5. Pelaksanaan Demokrasi Indonesia dengan benar adalah pengamalan Pancasila melalui politik pemerintahan.

 

  1. 7.      Pemahaman tentang Hak Asasi Manusia

 

Didalam MukadimahDeklarasi Universal tentang Hak Asasi Manusia yang telah disetujui dan diumumkan oleh Resolusi Majekis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa Nomor 217 A (III) tanggal 10 Desember 1948 terdapat pertimbangan-pertimbangan berikut :

 

  1. Menimbang pengakuan atas martabat yang melekat dan hak-hak yang sama dan tidak terasingkan dari semua anggota keluarga kemanusiaan, keadilan, dan perdamaian didunia.
  2. Menimbulkan rasa kemarahan dalam hati nurani umat manusia dan bahwa terbentuknya suatu dunia di mana manusia akan mengecap kenikmatan kebebasan berbicara dan agama serta kebebasan dari rasa takut dan kekurangan telah dinyatakan sebagai aspirasi tertinggi dari rakyat jelata.
  3. Hak-hak manusia perlu dilindungi peraturan hukum
  4. Menimbang bahwa persahabatan antara negara-negara perlu dianjurkan
  5. Bahwa bangsa-bangsa dari anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa dalam piagam telah menyatakan sekali lagi kepercayaan mereka atas hak-hak dasar dari manusia, martabat penghargaan seorang manusia, dan hak-hak yang sama bagi laki-laki maupun perempuan.
  6. Anggota yang berjanji akan perbaikan penghargaan umum terhadap pelaksanaan hak-hak manusia dan kebebasan-kebebasan asas dalam kerjasama dengan PBB
  7. Bahwa pengertian umum terhadap hak-hak dan kebebasan-kebebasan ini penting sekali untuk pelaksanaan janji ini secara benar.
About these ads

From → Uncategorized

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: